Wawali Manado Dampingi Wamendag RI Sidak Pasar dan Toko

Standar

Wamendag didampingi Wagub dan Wawali saat sidak di Pasar Karombasan

Wamendag bersama Wagub dan Wawali  saat sidak disalah satu toko di Kawasan Marina Plaza

Wamendag bersama Deputi Pengawasan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM bersama Wawali saat sidak PKL depan Toko Modern menemukan banyak bahan berbahaya pada kosmetik serta barang-barang palsu.

Wamendag RI bersama Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar didampingi Wagub Sulut dan Wawali Manado saat Konfrensi Pers di Big Fish Resto.

Hari in Rabu (18/7) Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan mendampingi Wakil Menteri Perdagangan RI, DR. Bayu Krisnamurthi, M.Si bersama Wagub Sulut, Djouhari Kansil mengadakan Inspeksi Mendadak (sidak) pengawasan barang beredar ke berbagai tempat di Kota Manado. Dalam Sidak ini, Wamendag RI juga didampingi oleh Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Ishak serta Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM, Roy A. Sparringa, PhD, Kementerian Perindustrian serta Kementerian ESDM. Saat mengunjungi Pasar Pinasungkulan Karombasan dilakukan uji produk pada 32 sampel produk pangan dimana ditemukan satu buah produk mengandung Rhodamin B. Selanjutnya Wamendag RI bersama Wagub dan Wawali mengelilingi Pasar Karombasan dan berinteraksi dengan beberapa pedagang untuk mengetahui kenaikan berbagai bahan pokok sebelum memasuki bulan puasa. Dalam kesempatan itu juga Wamendag meminta kepada Pemerintah Kota Manado melalui Wakil Walikota untuk memperbaiki Pasar Karombasan karena sudah tua dan kumuh. ” Anggaran untuk perbaikan pasar itu banyak, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Karena dana yang disiapkan sekitar 400 miliar untuk revitalisasi pasar dan Manado juga dapat.” Ujar Wamendag RI yang kelahiran Manado ini. Wawali Manado langsung menyatakan kesiapannya untuk mengajukan anggaran perbaikan. ” Kami akan segera melakukannya, agar pasar-pasar di Manado segera direnovasi ditahun 2103 nanti. Tinggal memilih  pasar mana yang harus diprioritaskan lebih dahulu direnovasi” ujar Ai, sapaan akrab Wawali. Setelah melakukan sidak di Pasar Karombasan, rombongan bergerak menuju sebuah toko di kawasan Marina Plaza dan menemukan banyaknya produk yang tidak memiliki SNI. Sementara hasil dari PKL depan Toko Modern Pasar 45 ditemukan kosmetika ilegal (TIE) dan kosmetika palsu sebanyak 38 item (136 kemasan) diantaranya produk sabun, sabun pembersih wajah, krim wajah,lipstik dan mascara dengan nilai ekonomi kurang lebih Rp. 10.000.000,-

“Pengawasan barang beredar oleh Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (Tim TPBB) sangat penting dilakukan berkesinambungan guna melindungi konsumen dari produk yang tidak memenuhi standar dan persyaratan termasuk produk pangan impor ilegal. Pemerintah Kota sangat mendukung kegiatan ini, karena kami dari Dinas Perindag Kota Manado bersama Dinas Pertanian serta Dinas Kelautan dan Perikanan setiap saat mengawasi dan memonitor produk-produk yang beredar di masyarakat apalagi produk kadaluarsa” ujar Drs. Sirang Fanny, Kadisperindag Kota Manado.- (allen)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s