Walikota Hadiri HUT ke 48 GMIM Sion Perak Sorong

Standar

Walikota Manado, Dr. GS. Vicky Lumentut, Minggu 16 September 2012 menghadiri ibadah HUT ke-48 jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa, yang dirangkaikan dengan acara pisah sambut antara Pdt. Gice Redny Karotje Senduk-Kaunang, S.Th dengan Pdt. Herman S.G. Runtukahu, S.Th. Dalam sambutannya, Vicky, sapaan familiar Walikota Manado menyampaikan agar jemaat jangan mudah dipengaruhi oleh arus globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan. Juga Vicky menyampaikan terima kasih kepada warga jemaat GMIM Sion Perak Sorong sebagai bagian masyarakat kota yang telah menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, kenyaman dan keindahan kota Manado saat kedatangan Presiden Dr. Susilo Bambang Yudhoyono. “Mari jadikan momen yang penuh syukur ini untuk mengobarkan kembali semangat pelayanan, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan dalam kasih Kristus, demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan dalam membangun iman jemaat. Selaku pemerintah kota Manado, saya mengajak jemaat GMIM Sion Perak Sorong sebagai mitra strategis pemerintah agar senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Manado Kota Model Ekowisata dan Menjadikan Manado sebagai kota yang menyenangkan,” pesan Vicky kepada warga jemaat dan para tamu undangan. Juga diingatkan oleh Vicky agar jemaat senantiasa memelihara kerukunan dan kedamaian sebagai landasan untuk membangun, di antaranya terus menumbuhkembangkan sikap saling menghargai dan saling menghormati antarumat beragama. Terkait dengan pelaksanaan pisah sambut dua orang Pendeta, Vicky mengingatkan bahwa kedudukan Pendeta sebagai pelayan Gereja memiliki kapasitas besar dalam membina dan mengembangkan potensi jemaat guna mencapai tujuan pembangunan di kota Manado. “Harapan saya agar Pelayan Khusus jemaat GMIM Sion Perak Sorong senantiasa mendorong partisipasi jemaat dalam pembangunan kota Manado; hal ini merupakan bagian dari pelayanan untuk menghadirkan Gereja sebagai saluran berkat bagi kota Manado,” harap Walikota yang juga merupakan Pelsus di Jemaat Sion Perak Sorong tersebut. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Altje Ruru-Lumi, M.Th Dalam khotbahnya yang diambil dari Matius 5: 13-16 menekankan tentang hidup sempurna, yaitu hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan berpusat pada Tuhan. “Kita harus hidup beda dengan cara hidup orang dunia. Kita harus memeriksa diri kita apakah sesuai dengan kehendak Allah, bukan memeriksa keyakinan orang lain. Kita adalah garam dan terang dunia. Kita sebagai garam harus menyatu dan mampu mempengaruhi kehidupan yang tidak baik dan membawa terang kehidupan kepada sesama. Pada hakekatnya orang percaya yang menjadi garam dan terang dunia tidak dapat dikalahkan oleh dunia,” ujar Pdt. Altje Runtu-Lumi, M.Th . Pejabat yang hadir, Assisten I Obrien Frangky Mewengkang,Staf Ahli Hendrik Warokka, S.Pd, Kadis Kelautan, Kadis Perhubungan, Kadis Pendapatan, Kadis Pertanian, Kadis Kesehatan, Kadis Pendididikan, Kepala BKDD, Kepala BPM-PK, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan, Kabag Umum dan Perlengkapan, Kabag Humas Protokol, Kabag SDA, dan Kabag Keuangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s