Manado Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi

Standar

Walikota Manado saat membawakan sambutan didepan ratusan peserta Kongres ke 33 GMKI pada acara welcome dinner

Walikota dan Wakil Walikota ber-masamper ria bersama seluruh peserta Kongres GMKI ke 33 pada welcome dinner

Wawali saat membawakan ucapan terima kasih pada welcome dinner

Walikota saat membawakan sambutan

Walikota Manado, Dr. G S. Vicky Lumentut SH, M.Si, DEA, Senin 8 Oktober 2012 mengatakan bahwa kota Manado merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi. Hal ini disampaikan oleh Vicky, sapaan familiar Walikota saat welcome dinner Kongres GMKI ke-33 di gedung serba guna kantor Walikota Manado. Lebih lanjut disampaikannya bahwa kota Manado bersama-sama empat kota lainnya di Sulawesi, yakni Gorontalo, Kendari, Mamuju dan Makassar diharapkan oleh pemerintah pusat dapat menjadi hub koridor untuk menjadikan Sulawesi sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan dan perikanan nasional. “Koridor ini diharapkan dapat menjadi garis depan ekonomi nasional terhadap pasar Asia Timur, Australia dan Amerika,” ujar Vicky, “Koridor ekonomi Sulawesi memiliki potensi tinggi di bidang ekonomi dan sosial.” Dikatakan lebih lanjut oleh Vicky bahwa dipilihnya kota Manado sebagai sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi karena perkembangan pembangunan kian pesat serta kesiapan fasilitas infrastruktur pendukung yang telah terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian kota Manado dan wilayah sekitarnya, bahkan menjadi penentu pergerakkan trend positif pertumbuhan ekonomi Sulawesi selama ini, yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita meningkat, dan kemiskinan serta pengangguran menunjukkan trend menurun. Kedudukan kota Manado sebagai ibu kota provinsi Sulut dalam geoposisi Sulawesi Utara diproyeksikan untuk menjadi pintu gerbang Indonesia di Pasifik melalui Bandara Sam Ratulangi yang harus dikembangkan secara sinergi dengan pelabuhan samudera Bitung untuk menjadi hub-port berstandar internasional. Hal ini seiring pula dengan kebijakan pemerintah pusat untuk mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pintu gerbang Indonesia selain Jakarta, Batam dan Bali, serta mendesaknya kebutuhan untuk memperpendek jarak Indonesia-Asia Pasifik. Hal ini sangat menguntungkan kota Manado pada khususnya dan Sulut pada umumnya. Keunggulan kota Manado selain Bandara Sam Ratulangi adalah sektor pariwisata. Pariwisata merupakan the leading sector yang paling diunggulkan dalam misi pembangunan kota Manado saat ini dan ke depan. Disampaikan pula oleh Vicky bahwa keunggulan lainnya di kota Manado adalah kedamaian dan kerukunan kota Manado dalam semangat Torang Samua Basudara, yang tercermin dari kemampuan untuk hidup bersama dalam suasana yang harmonis. “Peluang kota Manado untuk menjadi gerbang ekonomi baru di Indonesia sangat terbuka, dan harus diperjuangkan melalui berbagai strategi dan terobosan-terobosan yang berkualitas, terutama strategi dan terobosan dalam hal pencapaian tujuan pengembangan bahkan pembangunan setiap sektor unggulan,” ujar Vicky. Hadir dalam Welcome Dinner tersebut, Ketua Umum GMKI Johny Rahmat, Ketua Panitia Pelaksana James Karinda, SH, MH Wakil Walikota Manado, DR (C) Harley AB Mangindaan,SE,MSM, Sekretaris Daerah Kota Manado, Ir. MHF Sendoh serta Kepala-Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Manado.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s