Manado Bersiap Mempertahankan Adipura

Standar

Pemerintah Kota Manado, Jumat 12 Oktober 2012 mendapat kunjungan dari Asisten Deputi pengolahan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. R. Sudirman, MM dan tim penilai Adipura Sumapapua. Wakil Walikota, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM dalam sambutannya mengatakan bahwa agar seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat kota Manado jangan puas dan terlena dengan penghargaan yang sudah diterima, tetapi dapat menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup. “Daya upaya yang dilakukan bukan semata untuk meraih piala adipura, tapi untuk membangun kota Manado bersih,” ujar Ai, sapaan familiar Wakil Walikota. Lebih lanjut dikatakan oleh Ai bahwa kebersihan kota Manado secara kasat mata sudah bersih dan dari segi pengakuan telah 5 kali mendapat piala adipura untuk kategori kota sedang dan 1 kali mendapat penghargaan piala adipura untuk kota besar. ” Persamaan, pengertian dan harapan kita bersama pastilah akan membawa kembali Kota Manado meraih adipura”pungkas Wawali.Menurut Sudirman piala adipura hanya reward. Suatu kota menjadi bersih hendaknya bukan karena penghargaannya, tapi yang penting adalah pengakuan dari masyarakat. “Saya bangga dengan kota Manado. Topografi kota Manado cantik. Harus dengan semangat, Manado bisa menjadi kota terbersih di Sulawesi,” ujar Sudirman. Menurutnya ada 6 (enam) lokus utama Gerakan Indonesia Bersih (GIB) sesuai instruksi Presiden yang nilainya tidak boleh kurang dari 71, yaitu: sarana transfortasi, pendidikan, rumah sakit/puskesmas, perkantoran, perairan terbuka dan pasar. Jika nilainya kurang dari 71 tidak akan mendapat piala adipura. Ditambahkannya bahwa ada tiga tingkatan penghargaan/reward dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kabupaten/kota yang memperhatikan kebersihan lingkungan, yaitu Adipura, Adipura Kencana dan Kota Berwawasan Lingkungan. Tim penilai adipura dari Sumapapua yang dipimpin oleh Mini Farida ST, M.Si memaparkan bahwa untuk kota Manado yang nilainya di bawah 71 pada penilaian adipura tahun 2011/2012 adalah pemilahan sampah (62,60); pertokoan (66,74); dan pasar (70,63). Hal lain yang diekspose sebagai syarat untuk mendapat penghargaan adipura adalah: pengolahan sampah minimal (14 %) dari timbunan sampah; pengolahan RTH 20 % dari luas wilayah administrasi. Jadwal penilaian Adipura: Verifikasi (Oktober 2012), review adipura (Desember 2012), verifikasi dan pencabutan anugerah adipura (Maret 2013), penilaian adipura (Mei 2013), pengumuman adipura (Juni 2013).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s